Daerah  

POLEMIK DANA HIBAH,SUMBER DANA DINAS PUPR, UNTUK KANTOR KEJAKSAAN NEGERI MAJENE , KASI INTEL ENGGAN BERKOMENTAR

Majene – polemik dugaan pemberian dana hibah dari pemerintah kabupaten majene untuk kejaksaan negeri majene melalui dinas PUPR, dengan dugaan porsi anggaran tahun 2026, bernilai ratusan juta rupiah, yang di siapkan untuk membangun perumahan pegawai kejaksaan, kepala seksi intelijen kejari majene, Aslam abdillah, SH, mengaku tidak tau menau. Lalu memilih untuk diam atau tidak berkomentar, karena menurutnya, soal dana hibah adalah urusan pemerintah kabupaten majene.
6/4/2026

Saat di konfirmasi, media serigala petir. Com melalui Sambungan telpon whatssap,ia mengaku tidak tau menau soal kebenaran, kalau pihaknya mendapatkan dana hibah untuk perbaikan atau pembangunan fasilitas kantor, kalaupun memang benar, dirinya berucap syukur karena kejaksaan, hanya penerima manfaat.

Penting Dibaca  10 Aparat Desa Tanambuah Sampaga Dilantik

“Saya kalau ditanya ya saya tidak bersedia untuk berkomentar terlalu jauh, karena memang saya tidak tau, nanti setelah saat saya di tanya baru saya tau, ya kalaupun benar ada ya syukur yang jelas kami hanya penerima manfaat itu urusan pemkab, kalau kami dapat ya tentunya kami hanya penerima manfaat, ucapnya dengan kata singkat.

Menanggapi atas polemik tersebut, salah satu aktivis mahasiswa, Rinaldi ikut berbicara, ia menduga bahwa kejaksaan majene, mendapatkan anggaran hibah untuk pembangunan,fasilitas perumahan, karena memang mengusulkan, menurutnya, tidak mungkin pemkab menghibahkan dananya yang sumber dana dari dinas PUPR kalau memang tidak mengusulkan atau meminta anggaran sedangkan kejaksaan adalah kantor vertikal ia menduga telah terjadi hubungan simbiosime saling di untungkan. Sehingga dinas PUPR dapat bebas dari pemeriksaan, kalau punya salah dapat tertutupi.

Penting Dibaca  10 Aparat Desa Tanambuah Sampaga Dilantik

“Logikanya tidak mungkin pemkab majene menghibahkan anggaran yang sumbernya dari dinas PUPR untuk kejaksaan majene, kalau memang, mereka tidak mengusul atau meminta anggaran, yang di duga ratusan juta rupiah, masa, atas inisiatif sendiri, jadi memang kuat dugaan diantara mereka telah terjadi simbiosime, dinas PUPR jadi bebas dari pemeriksaan, kalau punya salah jadi tertutupi ucapnya tegas.

Penting Dibaca  10 Aparat Desa Tanambuah Sampaga Dilantik

Benar tidaknya atas dugaan tersebut media serigala petir. Com bakal, terus mencari informasi untuk di sajikan di berita selanjutnya , sebelumnya di beritakan, kejaksaan negeri majene mendapatkan anggaran hibah, sumber dana dari Dinas PUPR majene karena di duga cari aman.

Penulis: Aldo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *