Lucu, Keluhkan anggaran, sejumlah kades di majene tetap gelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi libatkan Jaksa bersama polisi.

Majene- serigalapetir,ditengah anggaran minim, yang sering dikeluhkan para kepala desa di majene, acara sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi, malah tetap sukses di gelar di 62 desa di Kabupaten majene, dengan melibatkan penyidik tipidkor polres majene bersama penyidik kejaksaan negeri majene, dengan masing masing mendapatkan porsi anggaran RP 10 juta yang setiap tahun di laksanakan.

Sikap tersebut membuat salah satu aktivis mahasiswa , Deny menilai bahwa sejumlah kepala desa, tidak konsekwen, yang terkesan cari aman karena takut di periksa oleh penyidik Jaksa atau polisi
19/8/2026

Penting Dibaca  Salah Kaprah Kurikulum Darurat Pascabencana

“Keluhan dari beberapa kepala desa hampir selalu saya dengar karena anggaran mereka yang sedikit, karena alasan belum cairlah apalagi khusus operasional, yang belum di cairkan oleh keuangan di pemda, pertanyaannya dana sosialisasi, pencegahan tindak pidana,korupsi yang hampir setiap tahun di laksanakan dengan judul yang sama , di ambil dari mana jadi lucu Ucapnya

Penting Dibaca  Wabup Majene Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi, Bahas 9 Indikator Strategis Tahun 2026

Lebih jauh Dirinya menegaskan kalau memang mengeluhkan anggaran yang minim kenapa tetap memaksakan melaksanakan kegiatan, ia lalu meminta para penyidik Jaksa bersama, penyidik kepolisian, untuk tetap profesional jangan karena sosialisasi kasus kesalahan kepala desa, jadi tertutupi, agar terhindar dari kesan kongkalikong.

“Tolong pak Jaksa tolong pak polisi yang bertugas sebagai penyidik tetaplah bertugas secara profesional jangan sampai gara gara sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi di desa, kasus jadi di tutupi, untuk mencegah dugaan kongkalikong , Tegasnya

Penting Dibaca  Pekerjaan pemeliharaan jalan Dinas pupr kabupaten Majene di diduga di kerjakan asal asalan, alat berat memakai solar subsidi.

Hingga berita di terbitkan belum ada keterangan resmi dari perwakilan kepala desa yang menggelar sosialisasi atau, pernyataan dari penyidik Jaksa atau penyidik kepolisian kenapa sosialisasi tersebut hampir setiap tahun rutin di laksanakan dengan judul yang sama meskipun di tengah keluhan kepala desa yang minim anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *